Seperti apa yang dikatakan dalam sebuah hadist bahwa pintu rejeki itu ada 10 dan 9 diantaranya adalah pintu bisnis. Ya ini adalah sebuah peluang besar bagi siapapun yang ingin mendapatkan kapasitas rejeki yang lebih dengan cara membangun bisnis / perdagangan.
Dalam cerita sejarah islam, nabi Muhammad sejak kecil pun sudah terkondisikan dalam bisnis. Beliau sejak kecil sudah terbiasa menggembala kambing dan juga ketika menginjak dewasa, beliau sudah melakukan perdagangan sampai negeri syam untuk melakukan perdagangan.
Bagi para pelaku bisnis pemula start up pasti akan ada banyak pertanyaan dalam benak.
Bisnis apa ya yang cocok untuk saya ? Saya tidak pernah melakukan bisnis sejak kecil ?
Apakah saya mampu ? Dan seterusnya.
Pertanyaan pertanyan itulah yang sering terngiang ngiang bagi mereka yang belum melakukan action. Seperti yang dikatakan seorang praktisi bisnis pemilik EU ( enterpreneur university ) Purdi e candra. Beliau mengatakan bahwa untuk mempunyai bisnis itu lakukan seperti kita mau mandi. Ya tinggal lakukan saja, ambil handuk, buka baju, pakai sabun, gebyurrr, sikatan, gosokan kalau perlu, lalau keramas kalau mau dan handukan. Selelai setelah itu pakai baju. Sudah simple sekali kan ?
Sama seperti kalau mau mempunyai bisnis. Langsung saja take action dan ikuti alurnya.
Menurut salah satu tokoh favorit saya Happy trenggono, kebetulan saya pernah mengikuti seminarnya walau hanya sebentar, untuk bisnis itu ada 2 pilihan fokus. Mau fokus di PRODUK atau fokus di PASAR.
2 pilihan inilah yang bisa kita jadikan acuan untuk memulai bisnis.
Bisnis adalah intelektual sport, bukan emotional sport. Artinya bisnis yang benar itu adalah bisnis yang dilakukan dengan system
Dengan kehadiran teknologi internet, semua bisa dilakukan dengan lebih mudah. Dengan blog ini saya akan share kepada anda step by step.
by erwin susetya
Tidak ada komentar:
Posting Komentar