Jumat, 05 Desember 2014

ESGW - erwin susetya Golden ways part 1

Setiap orang pasti sibuk dengan dunianya masing-masing. Kalau kau ingin membangun hubungan baik dengan seseorang, masuklah ke dalam dunianya

Pasangan diciptakan Tuhan untuk saling mengisi. Kalau anda mengharapkan sebuah kesempuranaan pada pasangan anda, nampaknya hal itu tidak akan pernah terwujud. Terima dan syukuri saja apa adanya


Harus tahu kapan saatnya menjadi karyawan, kapan saatnya jadi bos bagi usahanya sendiri, kapan saatnya jadi manager, kapan saatnya jadi pimpinan, kapan saatnya jadi masyarakat biasa, Intinya harus fokus. Harus bisa bersikap sesuai kapasitasnya saat itu.

Apa yang kita pikirkan dan kita rasakan, juga sebuah pilihan. Pikirkan saja hal-hal yang menyenangkan yang memperbesar rasa syukur kita kepada Allah


Merasa paling tua, merasa paling berpengalaman adalah zona yang akan menghambat jiwa anda untuk terus bertumbuh. Menjadi selalu gelas kosong adalah pilihan terbaik untuk menjadi bijak dan terus bertumbuh

Mau menerima pendapat dan opini orang lain adalah bagian dari kebijaksanaan

Maknailah setiap jalan dalam hidupmu sebagai proses mendekatkan diri pada Allah

Dengan mengeluh, berarti anda telah memancarkan rasa ketidak syukuran yang pada akhirnya anda akan menerima hal hal yang membuat anda semakin galau dengan keadaan. Jadi bersyukurlah sekarang !

Bobot kesalahan itu sangat dipengaruhi oleh niatnya. Berniatlah yang baik, sehingga kalaupun salah anda sudah berada di zona yang benar. Semua amalan itu tergantung niatnya

Ajari anak-anakmu dengan memberi sejak dini, karena dengan banyak memberi kamu juga akan menerima banyak, otomatis!

Jika melihat orang lain, lihatlah sisi-sisi yang baik saja

Ya Allah kami selalu memohon tuntunanMU. Tuntun kami untuk selalu di gelombangMU. Tuntun kami untuk selalu di jalan yang lurus, yaitu jalan bagi orang-orang yang Engkau beri nikmat dan ridhoMu

Menghargai waktu adalah bagian dari kesuksesan. Dengan menghargai waktu, kita akan mendapatkan keberuntungan

Ada seorang pemanah yang sangat puas dan bangga telah memberikan ilmu memanah kepada anaknya. Dia sangat yakin dengan ilmu memanah tersebut, si anak akan mudah mendapatkan hewan buruan sebagai mata pencaharian. Giliran si anak dewasa, ternyata ekosistem sudah habis. MAKNA : siapkan anakmu untuk massanya. Biarkan anakmu memilih menjadi apa. Pengajaran terbaik orang tua kepada anak adalah tentang agama, moral, mental dan etika

Tidak ada komentar:

Posting Komentar